Selasa, 27 Juli 2021

Penemuan Sistem Starter

Leave a Comment
Pada  beberapa sepeda motor telah dilengkapi pengaman (safety)  bagi si pengendaranya, yakni tata cara starter tidak akan hidup jika tidak cocok kondisi atau syarat yang telah ditetapkan. Misalnya, tata cara starter tidak akan hidup bila rem depan atau rem belakang tidak ditekan. Sistem ini biasanya ditemukan pada sepeda motor jenis scooter (contohnya Yamaha Nouvo) yang menggunakan transmisi otomatis.
Contoh pengaman lainnya ialah tata cara starter tidak akan hidup bila gigi transmisi masuk (tidak posisi netral) atau kopling tidak ditarik/ditekan.
Ada juga sepeda motor yang hendak memutuskan aliran arus pada metode pengapian jika sidestand (patokan samping) masih keadaan digunakan/diturunkan, sementara sepeda motor tersebut akan dilakukan oleh pengendaranya.  Rangkaian tata cara starter terhubung dengan posisi sidestand dan rangkaian posisi gigi dan unit CDI pengapian.

a. Sistem Pengaman pada Scooter
Sistem pengaman pada scooter dirancang untuk menangkal scooter jalan sendiri kalau pengendara memutar gas saat akan menghidupkan (men-start) mesin. Dengan sistem pengaman ini, metode starter hanya bisa dihidupkan jikalau pengendara menekan rem depan dan/atau rem belakang. Gambar 3.34 di bawah ini menunjukkan rangkaian metode starter pada scooter yang dilengkapi dengan pengaman. 

Cara kerja Sistem Starter yang Menggunakan Sistem Pengaman
"Jika rem depan maupun rem belakang ditekan, maka saklar rem depan/belakang (front/rear stop switch) akan menghubungkan kumparan relay starter dengan saklar utama (main switch)"

Pada  beberapa sepeda motor telah dilengkapi pengaman   Inovasi Sistem Starter

Akibat adanya fatwa arus pada kumparan relay starter, maka dalam relay starter akan muncul kemagnetan yang akan mempesona plat kontaknya. Selanjutnya arus yang besar eksklusif mengalir
dari baterai menuju motor starter dan motor starter berputar.

Sistem Switch Sidestand (Standar Samping)
Sistem pengaman dengan metode switch sidestand ialah sistem yang digunakan pada sepeda motor yang memakai kombinasi tiga tata cara, yaitu metode starter, sidestand, dan tata cara pengapian. Tujuan khususnya adalah untuk memutuskan supaya posisi sidestand sudah sungguh-sungguh diangkat/dikembalikan ke  posisinya (tidak digunakan untuk posisi menyandarkan sepeda motor) sebelum motor dihidupkan/dikerjakan.
Ada beberapa kondisi yang berkaitan dengan tata cara pengaman ini, adalah:
1) Jika posisi sidestand sedang diturunkan/dipakai untuk menyandarkan sepeda motor, motor starter tidak akan mampu dihidupkan ketika pengendara menekan starter switch. Kalaupun pengendara mencoba membangkitkan dengan kick starter (bukan sistem starter listrik), sistem pengapian tidak
akan hidup kecuali posisi gigi transmisi netral.
2) Sistem pengapian akan hidup kalau posisi transmisi netral atau posisi transmisi selain netral tetapi kopling ditekan.
3) Jika sidestand dicoba diturunkan kembali sehabis mesin hidup, pengapian akan mati (off) dan mesin akan mati sesaat ketika koplingnya ditarik dan gigi transmisi diganti dari posisi netral.







0 коммент.:

Posting Komentar