Selasa, 27 Juli 2021

Pengertian Workshop Equipment Pada Bengkel Otomotif

Leave a Comment

Workshop equipment mampu didefinisikan selaku perlengkapan-peralatan yang dipergunakan bengkel dalam hal ini bengkel otomotif. Workshop equipment bukan perlengkapan utama untuk melaksanakan perbaikan tetapi bersifat memudahkan, misalnya carlift, hydraulic press, dongkrak, jack stand dan lainlain.
Sebuah bengkel otomotif dengan skala kecil pastinya memiliki peralatan yang lebih minim dan sederhana dibandingkan bengkel dengan skala yang lebih besar. Bisa saja sebuah bengkel sederhana cuma mempunyai workshop equipment dongkrak buaya, sedangkan bengkel dengan skala yang besar mempunyai semuanya.


MENGIDENTIFIKASI JENIS-JENIS CAR LIFT
Dalam perbaikan kendaraan baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat, sering diharapkan peralatan hidrolik untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Peralatan hidrolik yang sering digunakan salah satunya yakni alat pengangkat mobil (car lift).
Car lift merupakan alat pengangkat kendaraan secara keseluruhan, sedangkan dongkrak hanya mengangkat bab tertentu saja. Dengan car lift memperlihatkan kelonggaran yang lebih besar kepada mekanik bengkel untuk bergerak secara leluasa di bawah kendaraan dalam memperbaiki hampir seluruh komponen yang ada di bawah kendaraan, karena mekanik mampu berdiri dan berlangsung di bawah kendaraan sehingga perbaikkan lebih mudah dijalankan .Car lift pada umumnya cuma dipakai oleh bengkel-bengkel besar, alasannya adalah di samping harganya cukup mahal juga membutuhkan daerah yang cukup luas. Jika ditinjau dari media penggeraknya car lift dibedakan menjadi berbagai jenis, adalah;
a) pencetus mekanik (poros berulir),
b) penggerak hidrolik
c) dan pelopor pneumatic


 
Dongkrak (Jack)
Tujuan mendongkrak kendaraan beroda empat biasanya ialah untuk mengganti ban, namun tujuan lain seperti melakukan inspeksi atau perbaikan tata cara pengereman juga merupakan salah satu acara yang memerlukan dongkrak selaku fasilitas penunjang.
Walaupun mengoprasikan suatu dongkrak terkesan sederhana, namun ada beberapa prosedur yang perlu dimengerti supaya pekerjaan yang dikerjakan dengan menggunakan alat tersebut tidak berujung pada tragedi. Berikut ini adalah prosedur memakai dongkrak mobil dengan kondusif dan efektif :
1) Pastikan bahwa Safe Working Load (SWL) dongkrak lebih besar dari beban
2) Parkirlah mobil diatas permukaan yang rata semoga titik tumpu mobil pada dongkrak tidak bergeser.
3) Pastikan supaya kendaraan beroda empat tidak dapat bergerak maju atau mundur, oleh alasannya adalah itu kerjakan dengan mengganjal ban.
4) Gunakan dongkrak hanya untuk mengangkat kendaraan beroda empat, bukan selaku penopang untuk mempertahankan semoga kendaraan beroda empat tetap berada dalam keadaan terangkat, selama proses perbaikan, kecuali hanya ganti ban.
5) Lihat buku manual untuk posisi titik tumpu dongkrak terbaik pada mobil.
Langkah ini penting supaya terhindar dari slip ketika mendongkrak. Umumnya, titik terbaik untuk mendongkrak terdapat di antara batang gardan bersahabat suspensi, atau pada bagian bawah bodi yang menjadi rangka utama.
6) Gunkan Jack Stand kalau harus melaksanakan pekerjaan dikolong mobil.
Mengandalakan dongkrak selaku penopang sungguh berbahaya dan mampu merenggut nyawa, alasannya adalah dongkrak dirancang dengan tujuan utama untuk mengangkat beban, bukan untuk menopangnya dalam rentang waktu yang usang.
7) Jangan pernah memakai Jack Stand tanpa mengganjal roda terlebih dahulu, alasannya adalah mobil mampu menggelinding dan terlepas dari Jack Stand yang menopangnya. Gunakan penggalan balok untuk mengganjal bab ujung roda yang tidak ditopang Jack Stand.
8) Setelah pekerjaan akhir, turunkan kembali posisi dongkrak secara perlahan. Jika memakai Jack Stand, maka tambahkan ketinggian posisi mobil dengan dongkrak untuk mampu mengeluarkan Jack Stand dari kolong mobil, baru kemudian turunkan posisi dongkrak secara perlahan.
9) Sebelum dan setelah melakukan aktivitas yang berkaitan dengan dongkrak, tentukan selalu bahwa dongkrak berada dalam kondisi seharusnya dan mampu berfungsi dengan baik
 

Macam-macam dongkrak :
1. Crocodile jack / dongkrak buaya paling banyak dipakai di bengkel-bengkel ataupun digarasi
kendaraan kini ada yang ukuran kecil sehingga dapat di bawa di mobil. Keuntungan pemakaian crocodile jack dibandingkan yang lainnya yaitu lebih gampang dipakai alasannya adalah mudah menggesernya ke arah posisi yang dikehendaki, di samping itu, waktu yang diharapkan untuk mengangkat kendaraan lebih cepat dan kondusif.
Di dalam rumah yang dibentuk dari baja tuang dapat berjalan dan berputar di atas empat roda, terdapat suatu pompa minyak yang toraknya digerakkan oleh tuas panjang. Tuas tersebut dapat juga digunakan untuk mendorong atau menarik dongkrak. Perbandingan lengan-lengan batang pengangkat kira-kira 20:1 Di sekeliling rumah dan diatas pompa diisi dengan minyak encer (SAE-10).



2. Bottle jack / dongkrak botol, dongkrak ini disebut bottle jack alasannya adalah bentuknya mirip botol. Fungsi bottle jack sama seperti crocodile jack, yakni untuk mengangkat kendaraan pada ketinggian tertentu untuk dapat melakukan perbaikan pada bab bawah kendaraan.
Perbedaannya yaitu penggunaan bottle jack mampu dimasukkan ke dalam kendaraan selaku
peralatan utama kendaraan yang mutlak dibutuhkan untuk mengubah roda (ban) di saat
ban kempis/ bocor.Untuk mendongkrak suatu kendaraan, dongkrak harus diletakkan tegak lurus
pada torak pengangkatnya agar tidak menjadi bengkok.
Jangan sekali-kali melakukan pekerjaan di bawah kendaraan yang hanya ditopang dengan dongkrak saja. Topanglah kendaraan tersebut dengan stand (penopang)
 




Sebelum mengoperasikan dongkrak Anda harus memeriksa hal-hal selaku berikut:

  • Periksalah tata cara hidrolik, pastikan tidak ada kebocoran cairan.
  • Apakah dongkrak tersebut bisa mengangkat beban yang diharapkan.
  • Sadelnya berputar dengan bebas, dan bertahan pada posisinya pada waktu mendongkrak
 
Pemeliharaan :
Jagalah kebersihan dongkrak, periksalah jika terdapat kebocoran cairan, berikan cairan hidrolik hingga batas atas jika dibutuhkan. Teteskan sedikit oli pada roda troli.
Dalam penggunaan dongkrak, jangan menahan beban terlalu usang. Gunakanlah jack stand sebagai pengganti dongkrak
Simpanlah dongkrak pada lokasi yang aman di lantai bengkel




Penopang (Jack stand)
Jack stand ialah penopang vertikal yang kuat, yang mampu disetel sesuai dengan ketinggian yang berlainan-beda. Ada dua unsur utama dari jack stand. Komponen pertama adalah assembly bagian bawah (base). Base digunakan sebagai penopang yang kuat yang ditempatkan di tanah atau lantai
workshop. Komponen kedua yaitu penopang vertikal lurus (tube). Tube ditahan secara vertikal dan pada ketinggian khusus oleh base. Pada bagian atas tube mampu ditambahkan sebuah fixture (sadel) untuk memberikan kontak yang lebih baik di antara tube dan kendaraan.



Kapasitas maksimum akan berkisar hingga 18 ton. Kapasitas maksimum untuk jack stand tertentu mampu didapatkan pada jack stand base. Setiap dongkrak hidraulik mempunyai kapasitas maksimum yang sudah diputuskan. Jangan pada jack stand tube atau saddle. Semua fitur pengunci (lock ficture) mesti
berada dalam posisinya pada jack stand sebelum beban ditaruh di atasnya.
Perawatan
Pastikan jack stand senantiasa dalam kondisi higienis. Bersihkan kotoran dan oli.
Periksa semua unsur jack stand secara terencana untuk memastikan bahwa komponen-komponen tersebut berada dalam kondisi baik. Jangan memakai jack stand yang sudah retak atau komponen-unsur yang telah rusak.

Kompressor merupakan mesin yang dipakai untuk memampatkan atau menekan udara dan gas. Karena proses pemampatan, udara mempunyai tekanan yang dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan perbaikan maupun perawatan kendaraan. Pekerjaan-pekerjaan tersebut semisal membersihkan filter, karburator, impact gun, dan lain sebagainya. Kompresor terdapat dua pencetus adalah motor listrik dan motor bensin/diesel.
 
Las ialah alat yang digunakan untuk menyambungkan beberapa komponen. Dalam bidang otomotif mesin las sungguh dipakai untuk perbaikan panel bodi dan kaki-kaki kendaraan. Banyak jenis mesin las, ada las litrik, las mig, dan las asityline.
 






0 коммент.:

Posting Komentar